About

Kamis, Agustus 16, 2012

Kisah


Ketika cinta tak berbalas
Ketika cinta tak bermakna
Aku hanya tertawa

Saat kau pergi—kata yang kusegani,
mengandung makna yang dalam, dan kelam
dan selalu berkesan, akan selamanya kehilangan

Tanpa menggumamkan kata kepergian
Tanpa memperlambat kayuh tungkaimu
Tanpa menolehkan lagi kepalamu yang agung

Hanya bisikan sang angin yang memberitahuku
Kau pergi
Daun-daun coklat dan merah
beterbangan menyertai kepergianmu
Cairan bening itu mengaburkan pandanganku
Aku tak bisa melihat lagi isi hatimu
Ku hanya mampu menatap punggungmu
yang semakin menjauh

Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar